Ulasan Akomodasi di Luar Kampus:

Oleh: Rully Raslina Novianti (EdD TESOL Student, Queen’s University Belfast)

Sejak tahun pertama perkuliahan, saya sudah memutuskan untuk tinggal di luar akomodasi kampus. Selain karena faktor harga yang saya kira relatif lebih murah daripada tinggal di akomodasi kampus, hal lainnya yaitu karena saya sudah punya kontak teman yang bersedia membantu mencarikan sharing house untuk tinggal. Pada tahun pertama saya tinggal di daerah Dunluce Avenue berbagi dengan empat international students lainnya. Di tahun kedua karena pertimbangan hidup dengan keluarga, maka saya memilih untuk tinggal di sebuah flat dengan dua kamar di daerah Magdala Street. Saya mendapatkan akomodasi ini dengan mencarinya di www.propertypal.com.

 2

Rentang harga sewa

Harga sewa di akomodasi yang pertama, sharing house berlima, itu adalah £250 per bulan. Ini di luar biaya untuk listrik, heating dan wifi.  Pada tahun kedua, harga sewa di sebuah flat yang saya tempati itu  sebesar £420 per bulan, dan lagi-lagi ini di luar bills lainnya (electricity, heating, wifi).  Untuk akomodasi di luar kampus biasanya semakin dekat dengan wilayah kampus, harganya relatif lebih mahal.  Untuk tahun pertama, sakomodasi aya ada di wilayah dengan post code BT9, dan di tahun kedua itu di daerah dengan post code BT7 yang sangat dekat dengan kampus (dengan kode pos yang sama). Walaupun sebenarnya sejauh-jauh lokasinya pun masih bisa ditempuh dengan  tanpa harus mengandalkan transportasi umum. 

Fasilitas

Di akomodasi pada tahun pertama, karena itu merupakan sharing house, maka selain kamar tidur (yang tentunya masing-masing) ya fasilitas lainnya harus berbagi, seperti: living room, dapur, kamar mandi. Pada masing-masing kamar sudah tersedia kasur dan matras, meja dan kursi untuk belajar, mesin pemanas (heater), lemari pakaian, lemari kecil dengan laci-lacinya dan wastafel. Tersedia  wifi yang bisa kita bayar per bulan £10 ke landlord. Pemasangan wifi bisa juga dengan mengatasnamakan salah satu dari penghuni dan membayar biaya bulanannya secara patungan. Di dapur, alat memasak dan peralatan makan sudah tersedia. Mesin cuci dan pengering bisa bergantian dipakai. Ada dua lemari es yang bisa dipakai untuk menyimpan sayuran dan lain-lain. Living room  yang ada bisa dipakai untuk menerima tamu, teman atau kerabat yang datang. Fasilitas yang kurang lebih sama juga saya dapatkan di akomodasi pada tahun kedua. Bedanya mungkin di flat lebih private karena tidak berbagi dengan banyak orang.

 34.jpg

Lingkungan sekitar

Tercatat pada tahun 2011, dengan luas wilayah 14.139 km2, jumlah penduduk negara ini adalah sekitar 1,8 juta jiwa atau hanya sekitar 3% saja dari jumlah penduduk UK. Maka tak heran jika kota-kota di sini tak sesibuk dan sepadat kota-kota di wilayah UK lainnya, seperti di London,Glasgow, Manchester dan kota lainnya. Lingkungan berada di sekitar kampus Queen’s University Belfast dan relatif dekat ke pusat kota. Untuk muslim, mesjid atau biasa dikenal Belfast Islamic Centre (BIC) terletak tak jauh dari kampus. Selain BIC, ada yang lebih dekat lagi dari McClay Library yang bisa dipakai untuk tempat beribadah yaitu Northern Ireland Muslim Family Association (NIMFA).  Untuk non muslim, banyak gereja di Belfast  untuk tempat beribadah.

 

Moda transportasi terdekat (train station, bus halte)

Untuk transportasi umum, bisa mengandalkan bus dan kereta. Halte bus bisa dengan mudah ditemukan, jadi tentunya bus tidak bisa sembarangan berhenti. Kita harus pastikan rute dan halte yang mana yang sesuai dengan tujuan kita. Biasanya jika dari Dunluce Avenue bisa mengandalkan bus dengan nomor awal 9 (9a dan 9b) untuk menuju kota. Dari sekitar kampus bisa yang dengan nomor awal 7 atau 8 menuju kota. Untuk perjalanan antar kota, bisa mengandalkan kereta. Jika dari Dunluce bisa menuju train station di belakang gedung Medical Biology Centre (MBC). Atau jika dari Magdala Street bisa menuju Botanic train station.

 

Tempat Belanja (Groceries, Restoran, Kebutuhan sehari-hari)

Untuk berbelanja, biasanya saya mengandalkan Tesco, selain ada beberapa toko kecil yang lebih dekat seperti Mace, Spar, Centra ataupun Russel. Untuk produk-produk halal bisa didapatkan di toko Madina (dekat Dunluce) atau Bangla (dekat Magdala). Jika bosan dengan menu rumahan, bisa juga berburu makanan halal di beberapa restoran halal, seperti Five Star (sebelah toko Madina) atau di beberapa restaurant India.

 5

Kelebihan & Kekurangan dari akomodasi yang ditempati

Kedua akomodasi yang saya tempati ini memang dekat dengan kampus, jadi bisa meminimalisir biaya untuk transportasi .Selain itu, tempat yang strategis dekat dengan beberapa tempat belanja dan toko halal sangat membantu saya. Harganya pun relatif masih lebih murah dari akomodasi kampus. Kekurangannya, mungkin untuk akomodasi yang pertama karena berupa sharing house, maka kita harus siap dengan kondisi berbagi ini. Namun sebenarnya, hal ini tidak akan menjadi kendala jika kita sudah siap dengan toleransi antar satu dengan yang lainnya. Begitupun untuk akomodasi yang kedua, meskipun ini flat yang lebih private, tapi kita harus saling toleran dengan penghuni flat lainnya.

One thought on “Akomodasi Luar Kampus (Private Accommodation)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *